Kamis, 03 Maret 2011

PENGALAMAN MANCING PAK AGUS SUMENEP

berbagi pengalaman mancing di laut




Berceritera ttg mancing bagi para penggemar tdk akan habis utk diperbincangkan dan sangat menarik sekali utk berbagi pengalaman. Saya mulai gemar mancing di laut pada tahun 1998 di Pulau Madura tepatnya di Sumenep. Kegiatan mancing ini menjadi agenda mingguan bersama-sama teman sehobby utamanya pada hari-hari libur. Mancing yang saya lakukan di pelabuhan, muara, laut dangkal/pantai dan mancing di tengah dengan menyewa perahu.

Lokasi mancing yang paling saya gemari adalah mancing di laut dangkal/pantai dengan kondisi batu karang yang dalam keadaan masih baik. Mancing di pantai dengan cara nyebur di laut dengan ketinggian air dari lutut sampai dada dan alat keselamatan pun selalu dibawa yaitu ban dalam ukuran 12-14. Mancing model ini di Sumenep dikenal dengan istilah "Noggung". Selain sbg alat keselamatan juga berfungsi sbg sarana utk berpindah dari tempat satu ke tempat lainnya, utk tempat hasil tangkapan, utk sandaran stick dan tempat minuman.

Tentunya mancing Noggung ini berdiri di atas batu karang setinggi lutut/dada dan jika terlalu lama berdiri tentunya jadi capek juga. Utk mengurangi rasa capek tsb pemancing dpt berpindah ke tempat lain dgn cara berjalan atau berenang dgn cara posisi dada/perut berada di atas ban. Sedangakan stick dipegang dgn tangan kiri/kanan dan mengayuh dgn satu tangan dan diperkuat dgn hentakan kaki. Mancing model ini dibutuhkan keahlian yang memadai, jika tidak jgn harap dpt tangkapan yang banyak dan sbg penunjang tentunya dilengkapi dgn jadwal pasang surut air laut yang berfungsi utk mengetahui adanya arus yang baik atau tidak.
Para pemancing tentunya sedapat mungkin menemukan lokasi pantai yang batu karangnya masih bagus, krn biasanya ikan senang berada di habitat tsb.

Sedangakan ikan yang sering di dapat antara lain kakap putih (sejati), kue/gerong/rambut, talang, blackbust (memeran utk sebutan di Sumenep), berbagai jenis kerapu termasuk kerapu tikus yang sangat mahal harga jika dlam keadaan hidup dan jenis ikan karang lainnya yang rasanya sangat lezat.
Bagi saya mancing bukan semata-mata sekedar hobby, namun lbh dari itu mancing dpt memanfaatkan kekayaan alam (meningkatkan gizi keluarga), sbg sarana olahraga dan rekreasi. Selain itu dgn memancing kita selayaknya memelihara kelestarian lingkungan perairan agar tetap terjaga sampaikapanpun. Saya berharap dapat bertukar informasi dan pengalaman mancing di laut bagi para fisher mania terima kasih.

2 komentar:

  1. Lho yang difoto itu ikannya siapa ya pak Agus ?. Kayaknya kok seperti ikan yang saya tarik di Noko Tanjung, apa kembar ya, Kok ada di gendongannya Pak Agus ya. Ikan saya manaaaaaaaaaaaaaa ........ ?

    BalasHapus
  2. didaerah pelabuhan bangkalan ada ga ya ?

    BalasHapus